Menurut statistik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 1 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit hati di dunia. Cina adalah "negara dengan jumlah penyakit hati yang besar", dengan sejumlah besar orang yang menderita berbagai penyakit hati seperti hepatitis B, hepatitis C, perlemakan hati akibat alkohol dan non-alkohol, penyakit hati akibat obat-obatan, dan penyakit hati autoimun.
1. Situasi hepatitis di Tiongkok
Hepatitis virus merupakan salah satu penyebab utama beban penyakit global dan tantangan kesehatan masyarakat yang penting di Tiongkok. Terdapat lima jenis utama virus hepatitis, yaitu A, B (HBV), C (HCV), D, dan E. Menurut data "Jurnal Penelitian Kanker Tiongkok" tahun 2020, di antara faktor patogen penyebab kanker hati di Tiongkok, infeksi virus hepatitis B dan virus hepatitis C masih menjadi penyebab utama, masing-masing menyumbang 53,2% dan 17%. Hepatitis virus kronis menyebabkan sekitar 380.000 kematian setiap tahun, terutama karena sirosis dan kanker hati yang disebabkan oleh hepatitis.
2. Manifestasi klinis hepatitis
Hepatitis A dan E sebagian besar bersifat akut dan umumnya memiliki prognosis yang baik. Perjalanan penyakit hepatitis B dan C kompleks, dan dapat berkembang menjadi sirosis atau kanker hati setelah kronis.
Manifestasi klinis berbagai jenis hepatitis virus serupa. Gejala hepatitis akut terutama berupa kelelahan, kehilangan nafsu makan, hepatomegali, fungsi hati abnormal, dan penyakit kuning pada beberapa kasus. Penderita infeksi kronis mungkin memiliki gejala ringan atau bahkan tidak menunjukkan gejala klinis sama sekali.
3. Bagaimana cara mencegah dan mengobati hepatitis?
Rute penularan dan perjalanan klinis setelah infeksi hepatitis yang disebabkan oleh virus yang berbeda juga berbeda. Hepatitis A dan E adalah penyakit saluran pencernaan yang dapat menyebar melalui tangan, makanan, atau air yang terkontaminasi. Hepatitis B, C, dan D terutama ditularkan dari ibu ke anak, hubungan seksual, dan transfusi darah.
Oleh karena itu, hepatitis virus harus dideteksi, didiagnosis, diisolasi, dilaporkan, dan diobati sedini mungkin.
4. Solusi
Macro & Micro-Test telah mengembangkan serangkaian alat deteksi untuk virus hepatitis B (HBV) dan virus hepatitis C (HCV). Produk kami menyediakan solusi menyeluruh untuk diagnosis, pemantauan pengobatan, dan prognosis hepatitis virus.
01
Kit deteksi kuantitatif DNA virus hepatitis B (HBV): Kit ini dapat mengevaluasi tingkat replikasi virus pada pasien yang terinfeksi HBV. Ini merupakan indikator penting untuk pemilihan indikasi terapi antivirus dan penilaian efek penyembuhan. Selama terapi antivirus, memperoleh respons virologis berkelanjutan dapat secara signifikan mengendalikan perkembangan sirosis hati dan mengurangi risiko karsinoma hepatoseluler (HCC).
Keunggulan: Alat ini dapat mendeteksi secara kuantitatif kandungan DNA HBV dalam serum, batas deteksi kuantitatif minimum adalah 10 IU/mL, dan batas deteksi minimum adalah 5 IU/mL.
02
Genotipe virus hepatitis B (HBV): Genotipe HBV yang berbeda memiliki perbedaan dalam epidemiologi, variasi virus, manifestasi penyakit, dan respons pengobatan. Sampai batas tertentu, hal ini memengaruhi tingkat serokonversi HBeAg, tingkat keparahan lesi hati, kejadian kanker hati, dan lain-lain, serta memengaruhi prognosis klinis infeksi HBV dan efek penyembuhan obat antivirus.
Keunggulan: 1 tabung larutan reaksi dapat digunakan untuk mendeteksi tipe B, C, dan D, dan batas deteksi minimum adalah 100 IU/mL.
03
Kuantifikasi RNA virus hepatitis C (HCV): Deteksi RNA HCV adalah indikator paling andal dari virus yang menular dan bereplikasi. Ini merupakan indikator penting yang menunjukkan status infeksi hepatitis C dan efek pengobatan.
Keunggulan: Alat ini dapat mendeteksi secara kuantitatif kandungan RNA HCV dalam serum atau plasma, batas deteksi kuantitatif minimum adalah 100 IU/mL, dan batas deteksi minimum adalah 50 IU/mL.
04
Genotipe virus Hepatitis C (HCV): Karena karakteristik polimerase virus HCV-RNA, gennya sendiri mudah bermutasi, dan genotipenya berkaitan erat dengan tingkat kerusakan hati dan efektivitas pengobatan.
Keunggulan: 1 tabung larutan reaksi dapat digunakan untuk menentukan dan mendeteksi tipe 1b, 2a, 3a, 3b, dan 6a, dan batas deteksi minimum adalah 200 IU/mL.
| Nomor Katalog | Nama Produk | Spesifikasi |
| HWTS-HP001A/B | Kit Deteksi Asam Nukleat Virus Hepatitis B (PCR Fluoresensi) | 50 tes/kit 10 tes/kit |
| HWTS-HP002A | Kit Deteksi Genotipe Virus Hepatitis B (PCR Fluoresen) | 50 tes/kit |
| HWTS-HP003A/B | Kit Deteksi Asam Nukleat RNA Virus Hepatitis C (PCR Fluoresen) | 50 tes/kit 10 tes/kit |
| HWTS-HP004A/B | Kit Deteksi Genotipe HCV (PCR Fluoresensi) | 50 tes/kit 20 tes/kit |
| HWTS-HP005A | Kit Deteksi Asam Nukleat Virus Hepatitis A (PCR Fluoresensi) | 50 tes/kit |
| HWTS-HP006A | Kit Deteksi Asam Nukleat Virus Hepatitis E (PCR Fluoresensi) | 50 tes/kit |
| HWTS-HP007A | Kit Deteksi Asam Nukleat Virus Hepatitis B (PCR Fluoresensi) | 50 tes/kit |
Waktu posting: 16 Maret 2023