Deteksi Serentak untuk Infeksi TB dan TB MDR

Tuberkulosis (TB), meskipun dapat dicegah dan disembuhkan, tetap menjadi ancaman kesehatan global. Diperkirakan 10,6 juta orang jatuh sakit karena TB pada tahun 2022, yang mengakibatkan sekitar 1,3 juta kematian di seluruh dunia, jauh dari target tahun 2025 dalam Strategi Akhiri TB oleh WHO. Selain itu, resistensi obat anti-TB, khususnya MDR-TB (resisten terhadap RIF & INH), semakin menjadi tantangan bagi pengobatan dan pencegahan TB global.

Diagnosis TB dan resistensi obat anti-TB yang efisien dan akurat adalah KUNCI keberhasilan pengobatan dan pencegahan TB.

Solusi Kami

Marco & Micro-TestDeteksi TB 3-in-1 untuk infeksi TB/RIF & Resistensi NIHKit deteksi ini memungkinkan diagnosis TB dan RIF/INH secara efisien dalam satu kali deteksi menggunakan teknologi kurva peleburan.

Deteksi TB/MDR-TB 3-in-1 yang menentukan infeksi TB dan resistensi obat lini pertama utama (RIF/INH) memungkinkan pengobatan TB yang tepat waktu dan akurat.

Kit Deteksi Asam Nukleat Mycobacterium Tuberculosis dan Resistensi Rifampisin, Isoniazid (Kurva Peleburan)

Berhasil mewujudkan pengujian TB rangkap tiga (infeksi TB, RIF & Resistensi NIH) dalam satu kali deteksi!

Hasil cepat:Tersedia dalam 2-2,5 jam dengan interpretasi hasil otomatis yang meminimalkan pelatihan teknis untuk pengoperasian;

Contoh Tes:Dahak, Medium LJ, Medium MGIT, Cairan Bilasan Bronkial;

Sensitivitas Tinggi:110 bakteri/mL untuk TB, 150 bakteri/mL untuk resistensi RIF, 200 bakteri/mL untuk resistensi INH, memastikan deteksi yang andal bahkan pada beban bakteri yang rendah.

Beberapa Target:TB-IS6110; resistensi RIF-rpoB (507~533); resistensi INH-InhA, AhpC, katG 315;

Validasi Kualitas:Pengendalian internal untuk validasi kualitas sampel guna mengurangi hasil negatif palsu;

Kompatibilitas Luasy: Kompatibilitas dengan sebagian besar sistem PCR arus utama untuk aksesibilitas laboratorium yang luas (SLAN-96P, BioRad CFX96);

Kepatuhan terhadap Pedoman WHO:Dengan mematuhi pedoman WHO untuk penanganan tuberkulosis resisten obat, serta memastikan keandalan dan relevansi dalam praktik klinis.


Waktu posting: 19 September 2024