1. Apa itu malaria?
Malaria adalah penyakit parasit yang dapat dicegah dan diobati, yang umumnya dikenal sebagai "gemetar" dan "demam flu", dan merupakan salah satu penyakit menular yang mengancam jiwa manusia di seluruh dunia.
Malaria adalah penyakit menular yang ditularkan melalui serangga, disebabkan oleh gigitan nyamuk Anopheles atau transfusi darah dari orang yang terinfeksi Plasmodium.
Ada empat jenis Plasmodium yang menjadi parasit pada tubuh manusia:
2 wilayah epidemi
Sampai saat ini, epidemi malaria global masih sangat serius, dan sekitar 40% populasi dunia tinggal di daerah endemik malaria.
Malaria masih merupakan penyakit paling serius di benua Afrika, dengan sekitar 500 juta orang tinggal di daerah endemik malaria. Setiap tahun, sekitar 100 juta orang di seluruh dunia memiliki gejala klinis malaria, 90% di antaranya berada di benua Afrika, dan lebih dari 2 juta orang meninggal karena malaria setiap tahunnya. Asia Tenggara dan Asia Tengah juga merupakan daerah di mana malaria merajalela. Malaria masih lazim terjadi di Amerika Tengah dan Selatan.
Pada tanggal 30 Juni 2021, WHO mengumumkan bahwa Tiongkok telah dinyatakan bebas malaria.
3. Jalur penularan malaria
01. Penularan melalui nyamuk
Jalur penularan utama:
Gigitan nyamuk pembawa Plasmodium.
02. Penularan melalui darah
Malaria kongenital dapat disebabkan oleh kerusakan plasenta atau darah ibu yang terinfeksi Plasmodium selama persalinan.
Selain itu, seseorang juga dapat tertular malaria melalui impor darah yang terinfeksi Plasmodium.
4. Manifestasi khas malaria
Dari infeksi manusia oleh Plasmodium hingga timbulnya gejala (suhu oral di atas 37,8℃), disebut masa inkubasi.
Masa inkubasi mencakup seluruh periode inframerah dan siklus reproduksi pertama dari periode merah. Malaria vivax umum, malaria ovoid selama 14 hari, malaria falciparum selama 12 hari, dan malaria tiga hari selama 30 hari.
Jumlah protozoa yang terinfeksi yang berbeda, strain yang berbeda, kekebalan manusia yang berbeda, dan cara penularan yang berbeda semuanya dapat menyebabkan masa inkubasi yang berbeda.
Terdapat strain serangga dengan masa laten panjang di daerah beriklim sedang, yang bisa mencapai 8 hingga 14 bulan.
Masa inkubasi infeksi melalui transfusi darah adalah 7-10 hari. Malaria janin memiliki masa inkubasi yang lebih pendek.
Masa inkubasi dapat diperpanjang bagi orang-orang dengan kekebalan tertentu atau mereka yang telah mengonsumsi obat pencegahan.
5 Pencegahan dan pengobatan
01. Malaria disebarkan oleh nyamuk. Perlindungan pribadi adalah hal terpenting untuk mencegah gigitan nyamuk. Terutama di luar ruangan, usahakan untuk mengenakan pakaian pelindung, seperti lengan panjang dan celana panjang. Kulit yang terbuka dapat diolesi dengan obat anti nyamuk.
02. Lakukan pekerjaan yang baik dalam perlindungan keluarga, gunakan kelambu, pintu kasa dan kasa nyamuk, serta semprotkan obat pembunuh nyamuk di kamar tidur sebelum tidur.
03. Perhatikan kebersihan lingkungan, bersihkan sampah dan gulma, isi lubang saluran pembuangan, dan lakukan pengendalian nyamuk dengan baik.
larutan
Makro-Mikro & TestTelah mengembangkan serangkaian kit deteksi untuk mendeteksi malaria, yang dapat diaplikasikan pada platform PCR fluoresensi, platform amplifikasi isotermal, dan platform imunokromatografi, serta menyediakan solusi menyeluruh dan komprehensif untuk diagnosis, pemantauan pengobatan, dan prognosis infeksi Plasmodium:
01/platform imunokromatografi
Antigen Plasmodium Falciparum/Plasmodium VivaxKit Deteksi
Kit deteksi antigen Plasmodium falciparum
Kit deteksi antigen Plasmodium
Metode ini cocok untuk deteksi dan identifikasi kualitatif Plasmodium falciparum (PF), Plasmodium vivax (PV), Plasmodium ovatum (PO) atau Plasmodium vivax (PM) dalam darah vena atau darah kapiler orang dengan gejala dan tanda malaria secara in vitro, dan dapat membantu diagnosis infeksi Plasmodium.
Pengoperasian sederhana: metode tiga langkah
Penyimpanan dan pengangkutan pada suhu ruangan: Penyimpanan dan pengangkutan pada suhu ruangan selama 24 bulan.
Hasil akurat: sensitivitas & spesifisitas tinggi.
02/platform PCR fluoresen
Kit deteksi asam nukleat Plasmodium
Metode ini cocok untuk deteksi dan identifikasi kualitatif Plasmodium falciparum (PF), Plasmodium vivax (PV), Plasmodium ovatum (PO) atau Plasmodium vivax (PM) dalam darah vena atau darah kapiler orang dengan gejala dan tanda malaria secara in vitro, dan dapat membantu diagnosis infeksi Plasmodium.
Kontrol mutu referensi internal: memantau secara komprehensif proses eksperimen untuk memastikan kualitas eksperimen.
Sensitivitas tinggi: 5 Salinan/μL
Spesifisitas tinggi: tidak ada reaksi silang dengan patogen pernapasan umum.
03/Platform amplifikasi suhu konstan.
Kit deteksi asam nukleat Plasmodium
Metode ini cocok untuk deteksi kualitatif asam nukleat Plasmodium dalam sampel darah tepi yang diduga terinfeksi Plasmodium.
Kontrol mutu referensi internal: memantau secara komprehensif proses eksperimen untuk memastikan kualitas eksperimen.
Sensitivitas tinggi: 5 Salinan/μL
Spesifisitas tinggi: tidak ada reaksi silang dengan patogen pernapasan umum.
Waktu posting: 26 April 2024
