Asam Nukleat Candida Albicans
Nama Produk
Kit Deteksi Asam Nukleat HWTS-FG005 berbasis Amplifikasi Isothermal Probe Enzimatis (EPIA) untuk Candida Albicans
Sertifikat
CE
Epidemiologi
Spesies Candida merupakan flora jamur normal terbesar dalam tubuh manusia, yang banyak terdapat di saluran pernapasan, saluran pencernaan, saluran kemih dan kelamin, serta organ-organ lain yang berhubungan dengan dunia luar. Secara umum, Candida tidak patogen dan termasuk dalam bakteri patogen kondisional. Akibat penggunaan agen imunosupresif secara besar-besaran, perkembangan radioterapi tumor, kemoterapi, pengobatan invasif, dan transplantasi organ, serta penggunaan luas sejumlah besar antibiotik spektrum luas, flora normal menjadi tidak seimbang, yang menyebabkan infeksi Candida di saluran kemih dan kelamin serta saluran pernapasan.
Infeksi Candida pada saluran kemih dan kelamin dapat menyebabkan wanita menderita vulvitis dan vaginitis kandidiasis, serta menyebabkan pria menderita balanitis, akroposthitis, dan prostatitis kandidiasis, yang secara serius memengaruhi kehidupan dan pekerjaan pasien. Tingkat kejadian kandidiasis saluran kelamin meningkat dari tahun ke tahun. Di antaranya, infeksi Candida pada saluran kelamin wanita mencapai sekitar 36%, dan pada pria sekitar 9%, dengan infeksi Candida albicans (CA) sebagai yang utama, mencapai sekitar 80%.
Infeksi jamur yang khas, yaitu infeksi Candida albicans, merupakan penyebab kematian penting akibat infeksi nosokomial. Di antara pasien kritis di ICU, infeksi Candida albicans menyumbang sekitar 40%. Di antara semua infeksi jamur visceral, infeksi jamur paru-paru adalah yang paling umum dan jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Diagnosis dan identifikasi dini infeksi jamur paru-paru memiliki signifikansi klinis yang penting.
Laporan klinis terkini mengenai genotipe Candida albicans terutama mencakup tipe A, tipe B, dan tipe C, dan ketiga genotipe tersebut mencakup lebih dari 90%. Diagnosis akurat infeksi Candida albicans dapat memberikan bukti untuk diagnosis dan pengobatan vulvitis dan vaginitis kandidiasis, balanitis kandidiasis pada pria, akroposthitis dan prostatitis, serta infeksi Candida albicans pada saluran pernapasan.
Saluran
| KELUARGA | Asam nukleat CA |
| ROX | Pengendalian Internal |
Parameter Teknis
| Penyimpanan | Cairan: ≤-18℃ di tempat gelap; Beku kering: ≤30℃ di tempat gelap |
| Masa simpan | Cairan: 9 bulan; Beku kering: 12 bulan |
| Jenis Spesimen | Usap Saluran Genitourinari, Dahak |
| Tt | ≤28 |
| CV | ≤10,0% |
| LoD | 5 Salinan/µL, 102 bakteri/mL |
| Kekhususan | Tidak ada reaksi silang dengan patogen lain penyebab infeksi saluran kemih dan kelamin, seperti Candida tropicalis, Candida glabrata, Trichomonas vaginalis, Chlamydia trachomatis, Ureaplasma urealyticum, Neisseria gonorrhoeae, Streptococcus grup B, virus Herpes simplex tipe 2, dll; tidak ada reaksi silang antara kit ini dan patogen lain penyebab infeksi saluran pernapasan, seperti Adenovirus, Mycobacterium tuberculosis, Klebsiella pneumoniae, Campak, Candida tropicalis, Candida glabrata dan sampel dahak manusia normal, dll. |
| Instrumen yang Berlaku | Sistem Deteksi Isothermal Fluoresensi Real-time Easy Amp (HWTS1600) Sistem PCR Real-Time Applied Biosystems 7500 Sistem PCR Real-Time Cepat Applied Biosystems 7500 Sistem PCR Real-Time QuantStudio®5 Sistem PCR Real-Time SLAN-96P Sistem PCR Real-Time LightCycler®480 Sistem Deteksi PCR Real-Time LineGene 9600 Plus MA-6000 Penguji Siklus Termal Kuantitatif Waktu Nyata Sistem PCR Real-Time BioRad CFX96 Sistem PCR Real-Time BioRad CFX Opus 96 |






