Kit Deteksi Antibodi IgM/IgG Virus Chikungunya (Emas koloid)

Deskripsi Singkat:

[Nama Produk]Kit Deteksi Antibodi IgM/IgG Virus Chikungunya (Emas koloid)

[ProdukKode]HWTS-FE062

[Penggunaan yang Dimaksudkan]

Kit ini ditujukan untuk deteksi kualitatif antibodi secara in vitro.

melawan virus Chikungunya (termasuk IgM dan IgG), dan digunakan sebagai

Diagnosis tambahan untuk infeksi virus Chikungunya.


Detail Produk

Label Produk

Nama Produk

Kit Deteksi Antibodi IgM/IgG Virus Chikungunya (Emas koloid)

Epidemiologi

Chikungunya adalah penyakit menular akut yang disebabkan oleh virus chikungunya (CHIKV), ditularkan oleh nyamuk Aedes, dan ditandai dengan demam, ruam, dan nyeri sendi. Chikungunya dipastikan tersebar luas di Tanzania pada tahun 1952, dan virusnya diisolasi pada tahun 1956. Penyakit ini terutama banyak terjadi di Tanzania.Virus chikungunya telah ditemukan di Afrika dan Asia Tenggara, dan telah menyebabkan epidemi skala besar di wilayah Samudra Hindia dalam beberapa tahun terakhir [ 1 ]. Virus chikungunya memiliki satu jenis dan dapat dibagi menjadi tiga genotipe, yaitu tipe Afrika Barat, tipe Afrika Tengah-Timur-Selatan, dan tipe Asia [ 2 ]. Virus chikungunya kini telah ditemukan di lebih dari 110 negara di Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika [ 3 ]. Gejala klinis penyakit ini mirip dengan demam berdarah, dan mudah salah didiagnosis. Meskipun angka kematiannya sangat rendah, mudah terjadi wabah dan epidemi skala besar di daerah dengan kepadatan nyamuk yang tinggi [ 4 ]. Antibodi IgM dan IgG dalam sampel darah utuh, serum, atau plasma manusia, dapat digunakan sebagai alat diagnostik tambahan untuk infeksi virus chikungunya dini dalam praktik klinis. Kit ini cocok untuk mendeteksi antibodi Chikungunya pada individu yang menunjukkan gejala tertentu.

Parameter Teknis

Penyimpanan 4~30℃
Masa simpan 24 bulan
Jenis Spesimen Sampel serum, plasma, dan darah utuh
LoD Untuk deteksi IgM: sensitivitas 97,56%, spesifisitas98,74%, tingkat kesesuaian total 98,50%.

Untuk deteksi IgG: sensitivitas 97,67%, spesifisitas 98,73%, tingkat kesesuaian total 98,50%.

Kekhususan Tidak ditemukan reaksi silang dalam uji reaksi silang kit ini denganVirus ensefalitis Jepang, virus ensefalitis yang ditularkan melalui kutu, demam tinggi dengan

virus sindrom trombositopenia, virus demam berdarah Xinjiang,

Virus Hantavirus, Virus Dengue, Virus Hepatitis C, Virus Influenza A dan Influenza

Virus B.

Alur kerja:

Harap baca buku petunjuk dengan saksama sebelum melakukan pengujian. Sebelum melakukan pengujian, keluarkan semua reagen dan sampel yang akan diuji dari tempat penyimpanan dan biarkan kembali ke suhu ruangan. Pengujian harus dilakukan pada suhu ruangan.

Sampel serum, plasma, dan darah utuh:

1. Keluarkan kartu tes dari kantong aluminium foil dan letakkan di permukaan yang datar dan kering;
2. Gunakan pipet untuk menambahkan 1 tetes serum, plasma, atau darah utuh (sekitar 10µL) ke sumur sampel "S";
3. Kemudian tambahkan 2 tetes pengencer sampel (sekitar 70 µL) ke sumur sampel "S";
4. Lakukan penilaian hasil dalam waktu 15-20 menit. Hasil yang ditampilkan setelah 20 menit tidak valid.

Chikungunya1

  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami.