Asam Nukleat Virus Influenza B
Nama Produk
Kit Deteksi Asam Nukleat Virus Influenza B HWTS-RT127A (Amplifikasi Isothermal Probe Enzimatis)
Sertifikat
CE
Epidemiologi
Virus influenza, spesies perwakilan dari Orthomyxoviridae, adalah patogen yang mengancam kesehatan manusia secara serius dan dapat menginfeksi banyak inang. Epidemi influenza musiman menginfeksi sekitar 600 juta orang di seluruh dunia dan menyebabkan 250.000 hingga 500.000 kematian setiap tahun, di mana virus influenza B merupakan salah satu penyebab utamanya.[1]Virus influenza B, juga dikenal sebagai IVB, adalah RNA untai tunggal negatif. Menurut urutan nukleotida dari daerah HA1 karakteristik antigeniknya, ia dapat dibagi menjadi dua garis keturunan utama, strain representatifnya adalah B/Yamagata/16/88 dan B/Victoria/2/87(5)[2]Virus influenza B umumnya memiliki spesifisitas inang yang kuat. Telah ditemukan bahwa IVB hanya dapat menginfeksi manusia dan anjing laut, dan umumnya tidak menyebabkan pandemi di seluruh dunia, tetapi dapat menyebabkan epidemi musiman regional.[3]Virus influenza B dapat ditularkan melalui berbagai jalur seperti saluran pencernaan, saluran pernapasan, kerusakan kulit, dan konjungtiva. Gejalanya terutama berupa demam tinggi, batuk, pilek, nyeri otot, dan lain-lain. Sebagian besar disertai dengan pneumonia berat dan serangan jantung berat. Pada kasus yang parah, gagal jantung, ginjal, dan organ lainnya dapat menyebabkan kematian, dan angka kematiannya sangat tinggi.[4]Oleh karena itu, terdapat kebutuhan mendesak akan metode yang sederhana, akurat, dan cepat untuk mendeteksi virus influenza B, yang dapat memberikan panduan untuk pengobatan dan diagnosis klinis.
Saluran
| KELUARGA | asam nukleat IVB |
| ROX | Pengendalian Internal |
Parameter Teknis
| Penyimpanan | Cairan: ≤-18℃ Dalam kondisi gelap Liofilisasi: ≤30℃ Dalam kondisi gelap |
| Masa simpan | Cair: 9 bulan Liofilisasi: 12 bulan |
| Jenis Spesimen | Sampel usap nasofaring Sampel usap orofaring |
| CV | ≤10,0% |
| Tt | ≤40 |
| LoD | 1 Salinan/µL |
| Kekhususan | tidak ada reaksi silang dengan Influenza A, Staphylococcus aureus,Streptococcus (termasuk Streptococcus pneumoniae), Adenovirus, Mycoplasma pneumoniae, Virus Respiratory Syncytial, Mycobacterium tuberculosis, Campak, Haemophilus influenzae, Rhinovirus, Coronavirus, Virus Enterik, usap dari orang sehat. |
| Instrumen yang Berlaku: | Sistem PCR Real-Time Applied Biosystems 7500 Sistem PCR Real-Time SLAN ® -96P Sistem PCR Real-Time LightCycler® 480 Sistem Deteksi Isothermal Fluoresensi Real-time Easy Amp (HWTS1600) |
Alur Kerja
Opsi 1.
Reagen ekstraksi yang direkomendasikan: Macro & Micro-Test Viral DNA/RNA Kit (HWTS-3001, HWTS-3004-32, HWTS-3004-48) dan Macro & Micro-Test Automatic Nucleic Acid Extractor (HWTS-3006).
Opsi 2.
Reagen ekstraksi yang direkomendasikan: Reagen Ekstraksi atau Pemurnian Asam Nukleat (YDP302) dari Tiangen Biotech (Beijing) Co., Ltd.






-300x300.jpg)







