Asam Nukleat Virus Corona Sindrom Pernapasan Timur Tengah
Nama Produk
Kit Deteksi Asam Nukleat Coronavirus Sindrom Pernapasan Timur Tengah HWTS-RT031A (PCR Fluoresen)
Epidemiologi
Virus corona sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS-CoV), virus β-coronavirus yang menyebabkanMERS-CoV, penyakit pernapasan pada manusia, pertama kali diidentifikasi pada seorang pasien pria Arab Saudi berusia 60 tahun yang meninggal pada tanggal 24 Juli 2012. Manifestasi klinis infeksi MERS-CoV berkisar dari keadaan tanpa gejala atau gejala pernapasan ringan hingga penyakit pernapasan akut yang parah bahkan kematian.
Saluran
| KELUARGA | RNA virus MERS |
| VIC(HEX) | Pengendalian Internal |
Parameter Teknis
| Penyimpanan | ≤-18℃ Dalam kondisi gelap |
| Masa simpan | 9 bulan |
| Jenis Spesimen | Sampel usap nasofaring yang baru diambil |
| CV | ≤5,0% |
| Ct | ≤38 |
| LoD | 1000 Salinan/mL |
| Kekhususan | Tidak ada reaksi silang dengan virus corona manusia SARSr-CoV dan patogen umum lainnya. |
| Instrumen yang Berlaku: | Sistem PCR Real-Time Applied Biosystems 7500 Sistem PCR Real-Time Cepat Applied Biosystems 7500 Sistem PCR Real-Time QuantStudio®5 Sistem PCR Real-Time SLAN-96P Sistem PCR Real-Time LightCycler®480 Sistem Deteksi PCR Real-Time LineGene 9600 Plus MA-6000 Penguji Siklus Termal Kuantitatif Waktu Nyata Sistem PCR Real-Time BioRad CFX96 Sistem PCR Real-Time BioRad CFX Opus 96 |
Alur Kerja
Opsi 1.
Reagen ekstraksi yang direkomendasikan: QIAamp Viral RNA Mini Kit (52904), Reagen Ekstraksi atau Pemurnian Asam Nukleat (YDP315-R) dari Tiangen Biotech (Beijing) Co., Ltd.
Opsi 2.
Reagen ekstraksi yang direkomendasikan: Macro & Micro-Test General DNA/RNA Kit (HWTS-3017) dan Macro & Micro-Test Automatic Nucleic Acid Extractor (HWTS-3006C, HWTS-3006B).











-300x300.jpg)